Bismillahirrohmaanirrohiim

Tampilkan postingan dengan label MALAIKAT SETAN JIN DAPAT DILIHAT SETELAH MENJELMA SELAIN ASLINYA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MALAIKAT SETAN JIN DAPAT DILIHAT SETELAH MENJELMA SELAIN ASLINYA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 November 2022

نزول جبريل عليه السلام على صورة الصحابي دِحية الكلبي | Turunnya Malaikat Jibril 'Alaihissalam Dalam Bentuk Seorang Sahabat Dihyah Al Kalbiy

 



(edisi kisah nyata  manusia dapat melihat malaikat dan setan namun tidak pada bentuk asli keduanya)

A. KISAH NABI ‏ﷺ DAN PARA SAHABAT MENYAKSIKAN MALAIKAT DENGAN BENTUK MENYERUPAI SAHABAT DIHYAH AL KALBI

‏حَدَّثَنِي ‏ ‏عَبَّاسُ بْنُ الْوَلِيدِ النَّرْسِيُّ ‏ ‏حَدَّثَنَا ‏ ‏مُعْتَمِرٌ ‏ ‏قَالَ : سَمِعْتُ ‏ ‏أَبِي ‏ ‏حَدَّثَنَا ‏ ‏أَبُو عُثْمَانَ ‏ ‏قَالَ ‏ ‏: أُنْبِئْتُ ‏ ‏أَنَّ ‏ ‏جِبْرِيلَ ‏ ‏عَلَيْهِ السَّلَام ‏ ‏أَتَى النَّبِيَّ ‏ ‏‏ﷺ ‏وَعِنْدَهُ ‏ ‏أُمُّ سَلَمَةَ ‏ ‏فَجَعَلَ يُحَدِّثُ ثُمَّ قَامَ فَقَالَ النَّبِيُّ ‏ ‏ﷺ : ‏ ‏لِأُمِّ سَلَمَةَ ‏ ‏:

مَنْ هَذَا أَوْ كَمَا قَالَ قَالَ قَالَتْ :

هَذَا ‏ ‏دِحْيَةُ ‏ ‏قَالَتْ ‏ ‏أُمُّ سَلَمَةَ ‏ ‏ايْمُ اللَّهِ مَا حَسِبْتُهُ إِلَّا إِيَّاهُ حَتَّى سَمِعْتُ خُطْبَةَ نَبِيِّ اللَّهِ ‏ ‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ‏ ‏يُخْبِرُ ‏ ‏جِبْرِيلَ ‏ ‏أَوْ كَمَا قَالَ ‏ ‏قَالَ فَقُلْتُ ‏ ‏لِأَبِي عُثْمَانَ ‏ ‏مِمَّنْ سَمِعْتَ هَذَا قَالَ مِنْ ‏ ‏أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ ‏
[رواه البخاري / كتاب المناقب / باب علامات النبوة في الإسلام / حديث رقم: ٣٦٣٤].

Telah bercerita kepadaku 'Abbas bin Al Walid an-Narsiy. Telah bercerita kepada kami : Mu'tamir, ia  berkata, aku mendengar bapakku telah bercerita kepada kami : Abu 'Utsman berkata : "Aku dikabari bahwa malaikat Jibril 'alaihis salam mendatangi Nabi ﷺ  ketika di samping beliau ada Ummu Salamah, lalu Jibril 'alaihis salam berbicara kemudian pergi". Kemudian Nabi ﷺ berkata kepada Ummu Salamah:

"Siapakah orang tadi?".

Atau seperti yang beliau katakan. Perawi Abu 'Utsman berkata;

Ummu Salamah menjawab;

"Dia adalah Dihyah (Ibnu Khalifah Al Kalbiy, seorang shahabat terkenal) ".

Ummu Salamah berkata;

"Demi Allah, aku menduga yang datang itu tidak lain adalah (Dihyah) hingga akhirnya aku mendengar khuthbah Nabi Allah ﷺ yang mengabarkan bahwa dia adalah Jibril 'alaihis salam", atau sebagaimana yang beliau katakan. Bapakku bertanya kepada Abu 'Utsman; "Dari siapakah kamu mendengar ini?". Abu 'Utsman menjawab; "Dari Usamah bin Zaid '.
[HR. Bukhariy / Kitabu Al Manaqibi / Babu 'Alamatu An Nubuwwati Fi Al Islami / No. Hadits : 3634. Dan Muslim].

جاء في كتاب معرفة الثقات من رجال أهل العلم والحديث ومن الضعفاء وذكر مذاهبهم وأخبارهم للإمام العجلي الكوفي :

... وَقَالَ رجل لعوانة بن الحكم أجمل النَّاس جرير بن عبد الله قَالَ لَهُ عوَانَة أجمل النَّاس من نزل جِبْرِيل على صورته يَعْنِي دحْيَة الْكَلْبِيّ.
[انظر كتاب معرفة الثقات من رجال أهل العلم والحديث ومن الضعفاء وذكر مذاهبهم وأخبارهم : ج ٢ ص ١٩٦ /  باب العوام وعوانة وعوف وعون / رقم الحديث : ١٤٤٨ / للإمام أبو الحسن أحمد بن عبد الله بن صالح العجلى الكوفى (المتوفى: 261هـ) المحقق: عبد العليم عبد العظيم البستوي الناشر: مكتبة الدار - المدينة المنورة - السعودية الطبعة: الأولى، 1405 هـ - 1985 مـ].

Seorang lelaki berkata kepada 'Awanan bin Al Hakam :

"Manusia yang paling ganteng adalah Jarir bin 'Abdillah.

'Awwanah bin Al-Hakam berkata kepanya :  

“Manusia yang paling tampan rupanya, ialah seseorang yang Malaikat Jibril 'Alaihissalam datang dalam bentuk rupanya, yakni Dihyah Al Kalbiy”.
[Lihat Kitab Ma'rifatu Ats Tsiqaati Min Rijali Ahli Al 'Ilmi Wa Al Hadits : juz 2 hal 196 / Babu Al 'Awaam Wa  'Awaanah Wa 'Auf Wa 'Aun / No. Hadits : 1448 / Karya Imam Abu Al Hasan Al 'Ajliy Al Kufi / Cet. Pertama Maktabah Ad Dar - Al Madinah Al Munawwarah As Su'udiyyah, Th. 1405 H - 1985 M].

وجاء في كتاب الإصابة في تمييز الصحابة للإمام ابن حجر العسقلاني :

دحية ... صحابيّ مشهور، أوّل مشاهده الخندق وقيل أحد، ولم يشهد بدرا، وكان يضرب به المثل في حسن الصورة، وكان جبريل عليه السلام ينزل على صورته، جاء ذلك من حديث أم سلمة، ومن حديث عائشة.
[انظر كتاب الإصابة في تمييز الصحابة : ج ٢ ص ٣٢١ /  حرف الدال المهملة / القسم الأول / الدال بعدها الألف / 2392- داود / للإمام أبو الفضل أحمد بن علي بن محمد بن أحمد بن حجر العسقلاني (المتوفى: 852هـ) تحقيق: عادل أحمد عبد الموجود وعلى محمد معوض الناشر: دار الكتب العلمية - بيروت الطبعة: الأولى - 1415 هـ].

Dihyah .... Adalah seorang Sahabat yang terkenal (masyhur), termasuk salah satu sahabat yang  pertama kali menyaksikan perang khondaq, dan dikatakan menyaksikan perang uhud, dan beliau  tidak menyaksikan perang badar,

Beliau diciptakan dengan bentuk yang rupawan, dan Jibril 'Alaihissalam biasa turun dalam bentuk menyerupai beliau.

Dan berita tersebut datang dari hadits Sayyidatna Ummu Salamah dan dari Sayyidatna 'Aisyah radliyyAllahu 'anhuma.
[Lihat Kitab Al Ishabah Fi Tamyiizi Ash Shabah : juz 2 hal 321 / Harfu Ad Daali Al Muhmalati / Al Qasmu Al Awwalu / Ad Daalu Ba'dahq Al Alifu / 2392 - Dawud / Karya Imam Ibnu Hajar Al 'Asqalaniy Al Mishriy / Cet. Pertama : Dar Al Kutub Al Ilmiyyah - Beirut, Th. 1415 H].


وجاء في كتاب تخريج أحاديث إحياء علوم الدين :

(كان يراه في صورة دحية الكلبي وكان) دحية (رجلاً حسن الوجه) هو دحية بن خليفة بن فروة بن فضالة الكلبي صحابي مشهور وشهد أحداً نزل دمشق بقرية المزن وتوفي في خلافة معاوية وهو بفتح الدال وكسرها معاً ومعناه الرئيس.
[انظر كتاب تخريج أحاديث إحياء علوم الدين : ج ٤ ص ٥٦٤ / ربع المهلكات / كتاب عجائب القلب / رقم ٢٤٠٧ - (إنما كان يراه في صورة الأدمي غالبا) / المؤلفين : العِراقي (725 - 806 هـ)، ابن السبكى (727 - 771 هـ)، الزبيدي (1145 - 1205 هـ) استِخرَاج: أبي عبد اللَّه مَحمُود بِن مُحَمّد الحَدّاد (1374 هـ -؟) الناشر: دار العاصمة للنشر - الرياض الطبعة: الأولى، 1408 هـ - 1987 مـ].

Dia biasa melihatnya dalam wujud Dihya al-Kalbi, dan dia (Dihya) adalah seorang pria dengan wajah yang rupawan, Dia adalah Dihya bin Khalifa bin Farwa bin Fadala al-Kalbi.

Seorang Sahabat terkenal yang ikut  menyaksikan perang Uhud, yang datang ke Damaskus di desa Al-Muzzen dan wafat disana pada saat kekhalifahan Sayyidina Mu'awwiyyah.
[Lihat Kitab Takhriju Ahaditsi Ihya' 'Ulumiddin : juz 4 hal 564 / Rub'u Al Muhlikati / Kitabu 'Ajaibi Al Qalbi / Karya Imam Al 'Iraqiy, Imam Ibnu As Subukiy, Dan Imam Az Zabidiy / Cet. Pertama : Dar Al 'Ashimah - Riyadh, Th. 1408 H - 1987 M].


📚•Sayyidina Dihyah Al-Kalbi juga memiliki keistimewaan lain, yakni mampu menguasai berbagai bahasa dengan baik, khususnya bahasa Romawi. Oleh karenanya, Rasulullah saw mengutusnya dan mempercayainya untuk menemui Raja Romawi. Melalui perantara Dihyah Al-Kalbi, Rasulullah saw menitipkan pesan agar Raja Romawi dan para pengikutnya memeluk agama samawi yang dibawa oleh Muhammad Saw yaitu agama Islam.

Di antara para pembesar Romawi yang ditemui Dihyah Al-Kalbi ialah Raja Hirakla yang merupakan seorang Nasrani. Pada saat itu, Raja Hirakla akan melakukan ibadah di tanah Al-Quds, setelah ia memenangkan pertempuran melawan pasukan Persia. Bersamaan dengan Raja Hirakla/Hiraclius, Sayyidana Dihyah Al-Kalbi juga sampai di Al-Quds. Tidak berselang lama dari pertemuan keduanya, Sayyidana Dihyah Al-Kalbi pun segera memberikan surat dari Rasulullah ‏ﷺ yang dititipkan kepadanya. Setelah menerima surat tersebut, Hirakla bertanya kepada Dihyah Al-Kalbi tentang sifat-sifat Nabi Muhammad ‏ﷺ. Menurut sebagian riwayat, disebutkan bahwa Raja Hirakla tidak menerima ajakan untuk masuk Islam, hanya karena khawatir dimusuhi kaumnya sendiri dan menyebabkannya kehilangan posisi tertinggi di kerajannya.

Setelah Nabi ‏ﷺ dipanggil oleh Allah Swt., Sayyidina Dihyah Al-Kalbi turut serta melanjutkan misi Nabi ‏ﷺ di bawah kekhalifahan Sayyidina Abu Bakar Shiddiq dan Sayyidina Umar bin Khattab. Bahkan ia juga ikut membela Islam dalam pertempuran Yarmuk, melawan pasukan Romawi yang terjadi pada tahun 15 H. Sebagaimana para sahabat yang lain, di akhir usianya ia juga memilih untuk meninggalkan Madinah dan berpindah ke Damaskus. Sayyidina Dihyah Al-Kalbi tinggal di desa Mazzeh, Damaskus, dan tutup usia di sana pada masa pemerintahan Mu’awiyah.


B. KISAH SAYYIDINA ABI HURAIRAH DAN SAYYIDINA UBAY BIN KA'AB  RADLIYYALLAHU 'ANHUMA MELIHAT WUJUD JIN DAN SETAN DENGAN BENTUK MENJELMA MENJADI MANUSIA DAN YANG LAINNYA

Mungkin saja jin menampakkan diri kepada manusia, namun bukan dalam bentuk ASLI. Bisa dalam bentuk manusia, atau binatang, atau yang lainnya.

Kenyataan ini dialami oleh beberapa manusia, diantaranya sahabat Sayyidina Ubay bin Ka’ab radliyyAllahu ‘anhu.

Suatu ketika beliau menangkap jin yang mencuri kurma di kebunnya. Ubay bin Ka’ab berkata kepada Jin: “Apa yang bisa menyelamatkan kami (manusia) dari (gangguan) kalian?”. Si jin menjawab: “Ayat kursi… Barangsiapa membacanya di waktu sore, maka ia akan dijaga dari (gangguan) kami hingga pagi, dan barangsiapa membacanya di waktu pagi, maka ia akan dijaga dari (gangguan) kami hingga sore”. Lalu paginya Ubay menemui Rasulullah -ﷺ- untuk menuturkan hal itu, dan beliau menjawab:

صَدَقَ الْخَبِيثُ

“Si buruk itu berkata benar”.
[HR. Hakim 2064, Ibnu Hibban 784, Syuaib al-Arnauth mengatakan: Sanadnya kuat].


Disebutkan dalam hadits lain :

أَخْبَرَنَا أَبُو دَاوُدَ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هَانِئٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا حَرْبُ بْنُ شَدَّادٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي يَحْيَى، قَالَ: حَدَّثَنَا الْحَضْرَمِيُّ بْنُ لَاحِقٍ التَّمِيمِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ، قَالَ:

كَانَ لِجَدِّي جُرْنٌ مِنْ تَمْرٍ، فَجَعَلَ يَجِدُهُ يَنْقُصُ فَحَرَسَهُ ذَاتَ لَيْلَةٍ، فَإِذَا هُوَ بِدَابَّةٍ شِبْهُ الْغُلَامِ الْمُحْتَلِمِ، فَسَلَّمَ عَلَيْهِ فَرَدَّ عَلَيْهِ السَّلَامَ،

فَقَالَ: مَنْ أَنْتَ، أَجِنٌّ أَمْ إِنْسٌ؟

قَالَ: لَا بَلْ جِنٌّ،

قَالَ: أَعْطِنِي يَدَكَ، فَإِذَا يَدُ كَلْبٍ وَشَعْرُ كَلْبٍ،

قَالَ: هَكَذَا خَلْقُ الْجِنِّ،

قَالَ: قَدْ عَلِمْتَ الْجِنَّ، مَا فِيهِمْ رَجُلٌ أَشَدُّ مِنِّي،

قَالَ: مَا شَأْنُكَ؟

قَالَ: أُنْبِئْتُ أَنَّكَ رَجُلٌ تُحِبُّ الصَّدَقَةَ فَأَحْبَبْنَا أَنْ نُصِيبَ مِنْ طَعَامِكَ،

قَالَ: مَا يُجِيرُنَا مِنْكُمْ؟

قَالَ: هَذِهِ الْآيَةُ الَّتِي فِي سُورَةِ الْبَقَرَةِ {اللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ} [البقرة: ٢٥٥] إِذَا قُلْتَهَا حِينَ تُصْبِحُ أُجِرْتَ مِنَّا إِلَى أَنْ تُمْسِيَ، وَإِذَا قُلْتَهَا حِينَ تُمْسِي أُجِرْتَ مِنَّا إِلَى أَنْ تُصْبِحَ، فَغَدَا أُبَيٌّ إِلَى النَّبِيِّ ﷺ فَأَخْبَرَهُ خَبَرَهُ قَالَ:

«صَدَقَ الْخَبِيثُ».
[رواه النسائي /  ٥٣ - كتاب عمل اليوم والليلة / ذكر ما يجير من الجن والشياطين، وذكر اختلاف الناقلين لخبر أبي فيه / رقم الحديث : ١٠٧٣١].

Telah mengabarkan kepada kami : Abu Dawud, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami : Mu'adz bin Hani', ia berkata : Telah mengabarkan kepada kami : Harb bin Syaddad, ia berkata : Telah mengabarkan kepadaku : Yahya, ia berkata : Telah mengabarkan kepada kami : Al Hadhromiy bin Lahiq At Tamimiy, ia berkata : Telah mengabarkan kepadaku Muhammad bin Ubay bin Ka'ab, beliau berkata :

Ayahnya (Ubay bin Ka'ab) pernah menceritakan kepadanya bahwa kakeknya memiliki sebuah wadah besar yang berisikan buah kurma. kakeknya biasa menjaga tong berisikan kurma itu, tetapi ia menjumpai isinya berkurang. Di suatu malam ia menjaganya, tiba-tiba ia melihat seekor hewan yang bentuknya mirip dengan anak lelaki yang baru berusia baligh. Lalu aku (Ka'ab) bersalam kepadanya dan ia menyalami salamku. Aku bertanya, "Siapakah kamu, jin ataukah manusia?" Ia menjawab, "Jin." Aku berkata, "Kemarikanlah tanganmu ke tanganku." Maka ia mengulurkan tangannya ke tanganku, ternyata tangannya seperti kaki anjing, begitu pula bulunya. Lalu aku berkata, "Apakah memang demikian bentuk jin itu?" Ia menjawab, "Kamu sekarang telah mengetahui jin, di kalangan mereka tidak ada yang lebih kuat daripada aku." Aku bertanya, "Apakah yang mendorongmu berbuat demikian?" Ia menjawab, 'Telah sampai kepadaku bahwa kamu adalah seorang manusia yang suka bersedekah, maka kami ingin memperoleh sebagian dari makananmu." Lalu ayahku (Ka'ab) berkata kepadanya, "Hal apakah yang dapat melindungi kami dari gangguan kalian?" Jin itu menjawab, "Ayat ini," yakni ayat Kursi. Pada keesokan harinya Ka'b berangkat menemui Nabi ﷺ., lalu menceritakan hal itu kepadanya. Nabi ﷺ. bersabda: Benarlah (apa yang dikatakan oleh) si jahat itu.
[HR. Nasai / 53 - Kitabu Amalu Al Yaumi Wa Al Lailah / Dzikru Ma Yujiru Min Al Jin Wa Asy Syayathin .. / No. Hadits : 10731].

Dalam riwayat lain diriwayatkan :

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ عَنْ النَّبِيِّ ‏ﷺ قَالَ : "مَنْ قَرَأَ بِالْآيَتَيْنِ" و حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ ‏ﷺ :  "مَنْ قَرَأَ بِالْآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِي لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ" وَقَالَ عُثْمَانُ بْنُ الْهَيْثَمِ حَدَّثَنَا عَوْفٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ :

" وَكَّلَنِي رَسُولُ اللَّهِ ‏ﷺ  بِحِفْظِ زَكَاةِ رَمَضَانَ فَأَتَانِي آتٍ فَجَعَلَ يَحْثُو مِنْ الطَّعَامِ فَأَخَذْتُهُ فَقُلْتُ لَأَرْفَعَنَّكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ ‏ﷺ فَقَصَّ الْحَدِيثَ فَقَالَ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِيِّ لَنْ يَزَالَ مَعَكَ مِنْ اللَّهِ حَافِظٌ وَلَا يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ وَقَالَ النَّبِيُّ ‏ﷺ صَدَقَكَ وَهُوَ كَذُوبٌ ذَاكَ شَيْطَانٌ".
[رواه البخاري /  ٦٦ - كتاب فضائل القرآن / باب فضل سورة البقرة / رقم الحديث : ٥٠١٠].

Telah menceritakan kepada kami : Muhammad bin Katsir. Telah mengabarkan kepada kami : Syu'bah. Dari Sulaiman. Dari Ibrahim. Dari 'Abdurrahman. Dari Abu Mas'ud. Dari Nabi ‏ﷺ, beliau bersabda: "Barangsiapa yang membaca dua ayat.." Dan Telah menceritakan kepada kami : Abu Nu'aim. Telah menceritakan kepada kami : Sufyan. Dari Manshur. Dari Ibrahim. Dari 'Abdurrahman bin Yazid. Dari Abu Mas'ud radliyyAllahu 'anhu beliau berkata; Nabi ‏ﷺ bersabda:

"Barangsiapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al Baqarah pada suatu malam, niscaya kedua ayat itu akan mencukupinya."

'Utsmana bin Al Haitsam berkata; Telah menceritakan kepada kami : 'Auf. Dari Muhammad bin Sirin. Dari Abu Hurairah radliyyAllahu 'anhu, beliau berkata;

"Rasulullah ‏ﷺ menugaskanku untuk menjaga harta zakat. Lalu pada suatu hari ada seseorang yang menyusup hendak mengambil makanan, maka aku pun menyergapnya seraya berkata, "Aku benar-benar akan menyerahkanmu kepada Rasulullah ‏ﷺ.." lalu ia bercerita dan berkata, "Jika kamu hendak beranjak ke tempat tidur maka bacalah ayat kursi, niscaya Allah akan senantiasa menjagamu dan syetan tidak akan mendekatimu hingga pagi." Maka Nabi ‏ﷺ pun bersabda:

_"Ia telah berkata benar padamu, padahal ia adalah pendusta. Si penyusup tadi sebenarnya adalah SYETAN."_
[HR. Bukhariy / 66 - Kitabu Fadhoilu Al Qur'an / Babu Fadhlu Surati Al Baqarati / No. Hadits : 5010].


وجاء في كتاب فتح الباري شرح صحيح البخاري :

وَبِأَنَّ الشَّيْطَانَ مِنْ شَأْنِهِ أَنْ يَكْذِبَ وَأَنَّهُ قَدْ يَتَصَوَّرُ بِبَعْضِ الصُّوَرِ فَتُمْكِنُ رُؤْيَتُهُ وَأَنَّ قَوْلَهُ تَعَالَى إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا ترونهم مَخْصُوصٌ بِمَا إِذَا كَانَ عَلَى صُورَتِهِ الَّتِي خُلِقَ عَلَيْهَا ...
[انظر كتاب فتح الباري شرح صحيح البخاري : ج ٤ ص ٤٨٩ /  (قوله باب إذا وكل رجلا فترك الوكيل شيئا فأجازه الموكل) / للإمام أحمد بن علي بن حجر أبو الفضل العسقلاني الشافعي الناشر: دار المعرفة - بيروت، ١٣٧٩ هـ].

“Setan memiliki kebiasaan berdusta, dan terkadang dia menjelma dengan berbagai bentuk sehingga memungkinkan untuk dilihat manusia. Sementara ayat, ‘Sesungguhnya, iblis dan golongannya bisa melihat kamu dari suatu tempat yang (di sana) kamu tidak bisa melihat mereka,’ khusus untuk keadaan ketika dia menampakkan dalam bentuknya yang asli, sesuai yang Allah ciptakan.”
[Lihat Kitab Fathu Al Bari Syarhu Shahih Al Bukhariy : juz 4 hal 489 / Qauluhu : Babu Idza Wakala Rajulan Fataroka Al Wakilu Syai'an ... / Karya Imam Ibnu Hajar Al 'Asqalaniy Al Mishriy / Cet. Dar Al Ma'rifah - Beirut, Th. 1379 H].


Selesai dinukil Senin pahing :

Dikradenan selatan 003 001 Kradenan Srumbung Magelang Jateng

06 November 2022 M
١١ جمادى الٱخير ١٤٤٤ هـ


PALING DIMINATI

Kategori

SHALAT (8) HADITS (5) WANITA (5) ADAB DAN HADITS (3) FIQIH HADIST (3) WASHIYYAT DAN FAWAID (3) 5 PERKARA SEBELUM 5 PERKARA (2) AQIDAH DAN HADITS (2) CINTA (2) PERAWATAN JENAZAH BAG VII (2) SIRAH DAN HADITS (2) TAUSHIYYAH DAN FAIDAH (2) TAWAJUHAT NURUL HARAMAIN (2) (BERBHAKTI (1) 11 BAYI YANG BISA BICARA (1) 12 BINATANG YANG MASUK SURGA (1) 25 NAMA ARAB (1) 7 KILOGRAM UNTUK RAME RAME (1) ADAB DAN AKHLAQ BAGI GURU DAN MURID (1) ADAB DAN HADITS (SURGA DIBAWAH TELAPAK KAKI BAPAK DAN IBU) (1) ADAT JAWA SISA ORANG ISLAM ADALAH OBAT (1) AIR KENCING DAN MUNTAHAN ANAK KECIL ANTARA NAJIS DAN TIDAKNYA ANTARA CUKUP DIPERCIKKI AIR ATAU DICUCI (1) AJARAN SUFI SUNNI (1) AKIBAT SU'UDZON PADA GURU (1) AL QUR'AN (1) AMALAN KHUSUS JUMAT TERAKHIR BULAN ROJAB DAN HUKUM BERBICARA DZIKIR SAAT KHUTBAH (1) AMALAN NISFHU SYA'BAN HISTORY (1) AMALAN SUNNAH DAN FADHILAH AMAL DIBULAN MUHARRAM (1) AMALAN TANPA BIAYA DAN VISA SETARA HAJI DAN UMRAH (1) APAKAH HALAL DAN SAH HEWAN YANG DISEMBELIH ULANG? (1) AQIDAH (1) ASAL MULA KAUM KHAWARIJ (MUNAFIQ) DAN CIRI CIRINYA (1) ASAL USUL KALAM YANG DISANGKA HADITS NABI (1) AYAT PAMUNGKAS (1) BAGAIMANAPUN BENTUKNYA VAGINA RASANYA TUNGGAL (1) BAHASA ALAM AKHIRAT (1) BELAJAR DAKWAH YANG BIJAK MELALUI BINATANG (1) BERITA HOAX SEJARAH DAN AKIBATNYA (1) BERSENGGAMA ITU SEHAT (1) BERSIKAP LEMAH LEMBUT KEPADA SIAPA SAJA KETIKA BERDAKWAH (1) BIRRUL WALIDAIN PAHALA DAN MANFAATNYA (1) BOLEH SHALAT SUNNAH SETELAH WITIR (1) BOLEHNYA MENDEKTE IMAM DAN MEMBAWA MUSHAF DALAM SHALAT (1) BOLEHNYA MENGGABUNG DUA SURAT SEKALIGUS (1) BOLEHNYA PATUNGAN DAN MEWAKILKAN PENYEMBELIHAN KEPADA KAFIR DZIMMI ATAU KAFIR KITABI (1) BULAN ROJAB DAN KEUTAMAANNYA (1) DAGING KURBAN AQIQAH UNTUK KAFIR NON MUSLIM (1) DAN FAKHR (1) DAN YANG BERHUBUNGAN DENGANNYA) (1) DARIMANA SEHARUSNYA UPAH JAGAL DAN BOLEHKAH MENJUAL DAGING KURBAN (1) DASAR PERAYAAN MAULID NABI (1) DEFINISI TINGKATAN DAN PERAWATAN SYUHADA' (1) DO'A MUSTAJAB (1) DO'A TIDAK MUSTAJAB (1) DOA ASMAUL HUSNA PAHALA DAN FAIDAHNYA (1) DOA DIDALAM SHALAT DAN SHALAT DENGAN SELAIN BAHASA ARAB (1) DOA KHUSUS (1) DOA ORANG MUSLIM DAN KAFIR YANG DIDZALIMI MUSTAJAB (1) DOA SHALAT DLUHA MA'TSUR (1) DONGO JOWO MUSTAJAB (1) DSB) (1) DURHAKA (1) FADHILAH RAMADHAN DAN DOA LAILATUL QADAR (1) FAIDAH MINUM SUSU DIAWWAL TAHUN BARU HIJRIYYAH (1) FENOMENA QURBAN/AQIQAH SUSULAN BAGI ORANG LAIN DAN ORANG MATI (1) FIKIH SHALAT DENGAN PENGHALANG (1) FIQIH MADZAHIB (1) FIQIH MADZAHIB HUKUM MEMAKAN SERANGGA (1) FIQIH MADZAHIB HUKUM MEMAKAN TERNAK YANG DIBERI MAKAN NAJIS (1) FIQIH QURBAN SUNNI (1) FUNGSI ZAKAT FITRAH DAN CARA IJAB QABULNYA (1) GAHARU (1) GAYA BERDZIKIRNYA KAUM CERDAS KAUM SUPER ELIT PAPAN ATAS (1) HADITS DAN ATSAR BANYAK BICARA (1) HADITS DLO'IF LEBIH UTAMA DIBANDINGKAN DENGAN PENDAPAT ULAMA DAN QIYAS (1) HALAL BI HALAL (1) HUKUM BERBUKA PUASA SUNNAH KETIKA MENGHADIRI UNDANGAN MAKAN (1) HUKUM BERKURBAN DENGAN HEWAN YANG CACAT (1) HUKUM BERSENGGAMA DIMALAM HARI RAYA (1) HUKUM DAN HIKMAH MENGACUNGKAN JARI TELUNJUK KETIKA TASYAHUD (1) HUKUM FAQIR MISKIN BERSEDEKAH (1) HUKUM MEMASAK DAN MENELAN IKAN HIDUP HIDUP (1) HUKUM MEMELIHARA MENJUALBELIKAN DAN MEMBUNUH ANJING (1) HUKUM MEMUKUL DAN MEMBAYAR ONGKOS UNTUK PENDIDIKAN ANAK (1) HUKUM MENCIUM MENGHIAS DAN MENGHARUMKAN MUSHAF AL QUR'AN (1) HUKUM MENGGABUNG NIAT QODLO' ROMADLAN DENGAN NIAT PUASA SUNNAH (1) HUKUM MENINGGALKAN PUASA RAMADLAN MENURUT 4 MADZHAB (1) HUKUM MENYINGKAT SHALAWAT (1) HUKUM PUASA SYA'BAN (NISHFU SYA'BAN (1) HUKUM PUASA SYAWWAL DAN HAL HAL YANG BERHUBUNGAN DENGANNYA (1) HUKUM PUASA TARWIYYAH DAN 'ARAFAH BESERTA KEUTAMAAN - KEUTAMAANNYA (1) HUKUM SHALAT IED DIMASJID DAN DIMUSHALLA (1) HUKUM SHALAT JUM'AT BERTEPATAN DENGAN SHALAT IED (1) IBADAH JIMA' (BERSETUBUH) DAN MANFAAT MANFATNYA (1) IBADAH TERTINGGI PARA PERINDU ALLAH (1) IBRANI (1) IMAM YANG CERDAS YANG FAHAM MEMAHAMI POSISINYA (1) INDONESIA (1) INGAT SETELAH SALAM MENINGGALKAN 1 ATAU 2 RAKAAT APA YANG HARUS DILAKUKAN? (1) INOVASI BID'AH OLEH ULAMA' YANG DITUDUH MEMBID'AH BID'AHKAN (1) ISLAM (1) JANGAN GAMPANG MELAKNAT (1) JUMAT DIGANDAKAN 70 KALI BERKAH (1) KAIFA TUSHLLI (XX) - (1) KAIFA TUSHOLLI (III) - MENEPUK MENARIK MENGGESER DALAM SHALAT SETELAH TAKBIRATUL IHRAM (1) KAIFA TUSHOLLI (XV) - SOLUSI KETIKA LUPA DALAM SHALAT JAMAAH FARDU JUM'AH SENDIRIAN MASBUQ KETINGGALAN (1) KAIFA TUSHOLLI (I) - SAHKAH TAKBIRATUL IHROM DENGAN JEDA ANTARA KIMAH ALLAH DAN AKBAR (1) KAIFA TUSHOLLI (II) - MENEMUKAN SATU RAKAAT ATAU KURANG TERHITUNG MENEMUKAN SHALAT ADA' DAN SHALAT JUM'AT (1) KAIFA TUSHOLLI (IV) - SOLUSI KETIKA LUPA MELAKUKAN SUNNAH AB'ADH DAN SAHWI BAGI IMAM MA'MUM MUNFARID DAN MA'MUM MASBUQ (1) KAIFA TUSHOLLI (IX) - BASMALAH TERMASUK FATIHAH SHALAT TIDAK SAH TANPA MEMBACANYA (1) KAIFA TUSHOLLI (V) - (1) KAIFA TUSHOLLI (VI) - TAKBIR DALAM SHALAT (1) KAIFA TUSHOLLI (VII) - MENARUH TANGAN BERSEDEKAP MELEPASKANNYA ATAU BERKACAK PINGGANG SETELAH TAKBIR (1) KAIFA TUSHOLLI (VIII) - BACAAN FATIHAH DALAM SHOLAT (1) KAIFA TUSHOLLI (XI) - LOGAT BACAAN AMIN SELESAI FATIHAH (1) KAIFA TUSHOLLI (XII) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XIV) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XIX) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XVI) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XVII) - BACAAN TASBIH BAGI IMAM MA'MUM DAN MUNFARID KETIKA RUKU' (1) KAIFA TUSHOLLI (XVIII) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XX1V) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXI) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXII) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXIII) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXIX) - BACAAN SALAM SETELAH TASYAHUD MENURUT PENDAPAT ULAMA' MADZHAB MENGUSAP DAHI ATAU WAJAH DAN BERSALAM SALAMAN SETELAH SHALAT DIANTARA PRO DAN KONTRA (1) KAIFA TUSHOLLI (XXV) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXVI) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXVII) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXVIII) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXX) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXXI) - DZIKIR JAHRI (KERAS) MENURUT ULAMA' MADZHAB (1) KAIFA TUSHOLLI (XXXII) - (1) KAIFA TUSHOLLI (x) - (1) KAJIAN TINGKEPAN NGAPATI MITONI KEHAMILAN (1) KEBERSIHAN DERAJAT TINGGI DALAM SHALAT (1) KEMATIAN ULAMA' DAN AKIBATNYA (1) KEPADA ORANGTUA (1) KESUNNAHAN TABKHIR EMBAKAR DUPA (1) KESUNNAHAN TAHNIK/NYETAKKI ANAK KECIL (1) KETIKA HAJAT TERCAPAI SEMBELIHLAH SYAHWAT DAN MENDEKATLAH KEPADA ALLAH (1) KETIKA ORANG ALIM SAMA DENGAN ANJING (1) KEUTAMAAN ILMU DAN ADAB (1) KEWAJIBAN SABAR DAN SYUKUR BERSAMAAN (1) KHUTBAH JUM'AT DAN YANG BERHUBUNGAN (1) KIFARAT SUAMI YANG MENYERUBUHI ISTRI DISIANG BULAN RAMADHAN (1) KISAH INSPIRATIF AHLU BAIT (SAYYIDINA IBNU ABBAS) DAN ULAMA' BESAR (SAYYIDINA ZAID BIN TSABIT) (1) KISAH PEMABUK PINTAR YANG MEMBUAT SYAIKH ABDUL QADIR AL JAILANIY MENANGIS (1) KRETERIA UCAPAN SUNNAH MENJAWAB KIRIMAN SALAM (1) KUFUR AKIBAT MENCELA NASAB KETURUNAN (1) KULLUHU MIN SYA'BAN (1) KURBAN DAN AQIQAH UNTUK MAYYIT (1) LARANGAN MENYINGKAT SHALAWAT NABI (1) LEBIH UTAMA MANA GURU DAN ORANGTUA (1) MA'MUM BOLEH MEMBENARKAN BACAAN IMAM DAN WAJIB MEMBENARKAN BACAAN FATIHAHNYA (1) MA'MUM MEMBACA FATIHAH APA HUKUMNYA DAN KAPAN WAKTUNYA? (1) MACAM DIALEK AAMIIN SETELAH FATIHAH (1) MACAM MACAM NIAT ZAKAT FITRAH (1) MAKAN MINUM MEMBUNUH BINATANG BERBISA MEMAKAI PAKAIAN BERGAMBAR DAN MENJAWAB PANGGILAN ORANGTUA DALAM SHALAT (1) MALAIKAT SETAN JIN DAPAT DILIHAT SETELAH MENJELMA SELAIN ASLINYA (1) MELAFADZKAN NIAT NAWAITU ASHUMU NAWAITU USHALLI (1) MELEPAS TALI POCONG DAN MENEMPELKAN PIPI KANAN MAYYIT KETANAH (1) MEMBAYAR FIDYAH BAGI ORANG ORANG YANG TIDAK MAMPU BERPUASA (1) MEMBELI KITAB ULAMA' MENARIK RIZQI DAN KEKAYAAN (1) MEMPERBANYAK DZIKIR SAMPAI DIKATAKAN GILA/PAMER (1) MENDIRIKAN SHALAT JUM'AT DALAM SATU DESA KARENA KAWATIR TERSULUT FITNAH DAN PERMUSUHAN (1) MENGAMBIL UPAH DALAM IBADAH (1) MENGHADIAHKAN MITSIL PAHALA AMAL SHALIH KEPADA NABI ﷺ (1) MENGIRIM MITSIL PAHALA KEPADA YANG MASIH HIDUP (1) MERAWAT JENAZAH MENURUT QUR'AN HADITS MADZAHIB DAN ADAT JAWS (1) MUHASABATUN NAFSI INTEROPEKSI DIRI (1) MUTIARA HIKMAH DAN FAIDAH (1) Manfaat Ucapan Al Hamdulillah (1) NABI DAN RASUL (1) NIAT PUASA SEKALI UNTUK SEBULAN (1) NISHFU AKHIR SYA'BAN (1) ORANG GILA HUKUMNYA MASUK SURGA (1) ORANG SHALIHPUN IKUT TERKENA KESULITAN HUJAN DAN GEMPA BUMI (1) PAHALA KHOTMIL QUR'AN (1) PENIS DAN PAYUDARA BERGERAK GERAK KETIKA SHALAT (1) PENYELEWENGAN AL QUR'AN (1) PERAWATAN JENAZAH BAG I & II & III (1) PERAWATAN JENAZAH BAG IV (1) PERAWATAN JENAZAH BAG V (1) PERAWATAN JENAZAH BAG VI (1) PREDIKSI LAILATUL QADAR (1) PUASA SUNNAH 6 HARI BULAN SYAWAL DISELAIN BULAN SYAWWAL (1) PUASA SYAWWAL DAN PUASA QADLO' (1) QISHOH ISLAMI (1) RAHASIA BAPAK PARA NABI DAN PILIHAN PARA NABI DALAM TASYAHUD SHALAT (1) RAHASIA HURUF DHOD PADA LAMBANG NU (1) RESEP MENJADI WALI (1) SAHABAT QULHU RADLIYYALLAHU 'ANHUM (1) SANAD SILSILAH ASWAJA (1) SANG GURU ASLI (1) SEDEKAH SHALAT (1) SEDEKAH TAK SENGAJA (1) SEJARAH TAHNI'AH (UCAPAN SELAMAT) IED (1) SEMBELIHAN (1) SERBA SERBI PENGGUNAAN INVENTARIS MASJID (1) SETIAP ABAD PEMBAHARU ISLAM MUNCUL (1) SHADAQAH SHALAT (1) SHALAT DAN FAIDAHNYA (1) SHALAT IED DIRUMAH KARENA SAKIT ATAU WABAH (1) SHALAT JUM'AT DISELAIN MASJID (1) SILSILAH SYAIKH JUMADIL KUBRA TURGO JOGJA (1) SIRAH BABI DAN ANJING (1) SIRAH DAN FAIDAH (1) SIRAH DZIKIR BA'DA MAKTUBAH (1) SIRAH NABAWIYYAH (1) SIRAH NIKAH MUT'AH DAN NIKAH MISYWAR (1) SIRAH PERPINDAHAN QIBLAT (1) SIRAH THAHARAH (1) SIRAH TOPI TAHUN BARU MASEHI (1) SUHBAH HAQIQAH (1) SUM'AH (1) SUNNAH MENCERITAKAN NIKMAT YANG DIDAPAT KEPADA YANG DIPERCAYA TANPA UNSUR RIYA' (1) SURGA IMBALAN YANG SAMA BAGI PENGEMBAN ILMU PENOLONG ILMU DAN PENYEBAR ILMU HALAL (1) SUSUNAN MURAQIY/BILAL SHALAT TARAWIH WITIR DAN DOA KAMILIN (1) SYAIR/DO'A BAGI GURU MUROBBI (1) SYAIR/DO'A SETELAH BERKUMPUL DALAM KEBAIKKAN (1) SYARI'AT DARI BID'AH (1) TA'JIL UNIK LANGSUNG BERSETUBUH TANPA MAKAN MINUM DAHULU (1) TAAT PADA IMAM ATAU PEMERINTAH (1) TAHALLUL CUKUR GUNDUL ATAU POTONG RAMBUT SELESAI HAJI DAN UMROH (1) TAKBIR IED MENURUT RASULULLAH DAN ULAMA' SUNNI (1) TALI ALLAH BERSATU DAN TAAT (1) TATACARA SHALAT ORANG BUTA ATAU BISU DAN HUKUM BERMAKMUM KEPADA KEDUANYA (1) TEMPAT SHALAT IED YANG PALING UTAMA AKIBAT PANDEMI (WABAH) CORONA (1) TIDAK BOLEH KURBAN DENGAN KUDA NAMUN HALAL DIMAKAN (1) TIDAK PERLU TEST DNA SEBAGAI BUKTI DZURRIYYAH NABI -ﷺ- (1) TREND SHALAT MEMAKAI SARUNG TANGAN DAN KAOS KAKI DAN HUKUMNYA (1) T̳I̳P̳ ̳C̳E̳P̳E̳T̳ ̳J̳A̳D̳I̳ ̳W̳A̳L̳I̳ ̳A̳L̳L̳O̳H̳ (1) UCAPAN HARI RAYA MENURUT SUNNAH (1) UCAPAN NATAL ANTARA YANG PRO DAN KONTRA (1) ULANG TAHUN RASULILLAH (1) URUTAN SILSILAH KETURUNAN ORANG JAWA (1) Ulama' Syafi'iyyah Menurut Lintas Abadnya (1) WAJIB BERMADZHAB UNTUK MENGETAHUI MATHLA' TEMPAT MUNCULNYA HILAL (1) YAUMU SYAK) (1) ZAKAT DIBERIKAN SEBAGAI SEMACAM MODAL USAHA (1) ZAKAT FITRAH 2 (1) ZAKAT FITRAH BISA UNTUK SEMUA KEBAIKKAN DENGAN BERBAGAI ALASAN (1)
Back To Top