Bismillahirrohmaanirrohiim

Minggu, 30 Juni 2024

𝔹𝕌𝔻𝔸𝕐𝔸 𝕁𝔸𝕎𝔸 𝔻𝕆𝔸 𝕋𝕀ℕ𝔾𝕂𝔼ℙ𝔸ℕ ℕ𝔾𝔸ℙ𝔸𝕋𝕀 𝕄𝕀𝕋𝕆ℕ𝕀 𝕎𝔸ℕ𝕀𝕋𝔸 ℍ𝔸𝕄𝕀𝕃 𝕊𝔼𝕊𝕌𝔸𝕀 𝔻𝔼ℕ𝔾𝔸ℕ ℙ𝔼ℝ𝕀𝕃𝔸𝕂𝕌 ℕ𝔸𝔹𝕀 𝔸𝔻𝔸𝕄 𝕐𝔸ℕ𝔾 𝕄𝔼𝕄𝕌𝕃𝔸𝕀ℕ𝕐𝔸 𝕂𝔼𝕋𝕀𝕂𝔸 𝕂𝔸ℕ𝔻𝕌ℕ𝔾𝔸ℕ 𝕊𝕌𝔻𝔸ℍ 𝕋𝔼ℝ𝔸𝕊𝔸 𝔹𝔼ℝ𝔸𝕋 𝔻𝔸ℕ ℝ𝔸𝕊𝕌𝕃𝕌𝕃𝕃𝔸ℍ -ﷺ-𝕄𝔼𝕄𝕌𝕃𝔸𝕀 𝕄𝔼ℕ𝔻𝕆𝔸𝕂𝔸ℕ 𝕊𝔸𝕃𝔸ℍ𝕊𝔸𝕋𝕌 𝕊𝔸ℍ𝔸𝔹𝔸𝕋ℕ𝕐𝔸 𝕊𝔼𝕊𝕌𝔻𝔸ℍ 𝕄𝔼ℝ𝔼𝕂𝔸 𝔹𝔼ℝℍ𝕌𝔹𝕌ℕ𝔾𝔸ℕ 𝕊𝕌𝔸𝕄𝕀 𝕀𝕊𝕋ℝ𝕀

 ═हই• ⃟  ⃟ •❂͜͡✯  ٢٣ ذو الحجة ١٤٤٥ هـ✯͜͡⊱• ⃟  ⃟ •ইह═

 ❁˚ৡ✿⊱•••*•⊰❂͜͡✯━━━━━┓

•⊰❂͜͡✯﷽✯͜͡❂⊱• | 𝔹𝕌𝔻𝔸𝕐𝔸 𝕁𝔸𝕎𝔸 𝔻𝕆𝔸 𝕋𝕀ℕ𝔾𝕂𝔼ℙ𝔸ℕ ℕ𝔾𝔸ℙ𝔸𝕋𝕀 𝕄𝕀𝕋𝕆ℕ𝕀 𝕎𝔸ℕ𝕀𝕋𝔸 ℍ𝔸𝕄𝕀𝕃 𝕊𝔼𝕊𝕌𝔸𝕀 𝔻𝔼ℕ𝔾𝔸ℕ ℙ𝔼ℝ𝕀𝕃𝔸𝕂𝕌 ℕ𝔸𝔹𝕀 𝔸𝔻𝔸𝕄 𝕐𝔸ℕ𝔾  𝕄𝔼𝕄𝕌𝕃𝔸𝕀ℕ𝕐𝔸 𝕂𝔼𝕋𝕀𝕂𝔸 𝕂𝔸ℕ𝔻𝕌ℕ𝔾𝔸ℕ 𝕊𝕌𝔻𝔸ℍ 𝕋𝔼ℝ𝔸𝕊𝔸 𝔹𝔼ℝ𝔸𝕋 𝔻𝔸ℕ  ℝ𝔸𝕊𝕌𝕃𝕌𝕃𝕃𝔸ℍ -ﷺ-𝕄𝔼𝕄𝕌𝕃𝔸𝕀 𝕄𝔼ℕ𝔻𝕆𝔸𝕂𝔸ℕ 𝕊𝔸𝕃𝔸ℍ𝕊𝔸𝕋𝕌  𝕊𝔸ℍ𝔸𝔹𝔸𝕋ℕ𝕐𝔸  𝕊𝔼𝕊𝕌𝔻𝔸ℍ 𝕄𝔼ℝ𝔼𝕂𝔸 𝔹𝔼ℝℍ𝕌𝔹𝕌ℕ𝔾𝔸ℕ 𝕊𝕌𝔸𝕄𝕀 𝕀𝕊𝕋ℝ𝕀

┗━━━━━✯͜͡❂⊱•*•••⊰✿ৡৢ˚❁




𝐀}✯͜͡❂⊱•𝐀𝐋 𝐐𝐔𝐑'𝐀𝐍


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

 

فَلَمَّآ اَثْقَلَتْ دَّعَوَا اللّٰهَ رَبَّهُمَا لَئِنْ اٰتَيْتَنَا صَالِحًا لَّنَكُوْنَنَّ مِنَ الشّٰكِرِيْنَ

﴿سورة الأعراف : ٠٠٧/ ۱۸۹﴾


Kemudian ketika dia merasa berat, keduanya (suami istri) bermohon kepada Allah, Tuhan Mereka (seraya berkata), “Jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah kami akan selalu bersyukur.” 

(QS. Al-A’raf: 007/  189)



❁˚ৡ✿⊱•*Ayat ini secara implisit merupakan suri teladan tindakan Nabi Adam saat bunda Hawa mulai merasakan beban berat atas bayi yang di kandungnya, dengan berupaya memohon kepada Allah untuk diberikan anak yang baik.

 

Dan dalil khusus mendoakan kandungan yang sudah besar, antara 4 bulan (tingkepan) atau 7 bulan (pitonan) secara riwayat hadist  memang belum ditemukan (tapi lebih mengejutkan Rasulullah -ﷺ- mendoakan belum sampai kandungan terasa berat, atau nunggu sekian bulan baru didoain, namun dalam riwayat shahih sehabis berhubungan suami istri sudah didoakan oleh Rasulullah -ﷺ-). 


Adapun Sunnah Nabi Adam Dan Ibu Hawa'  dalam ayat ini sangat jelas bahwa beliau Nabi Adam 'alaihissalam berdoa setelah kandungan istrinya terasa berat / besar. 


❁˚ৡ✿⊱•*Imam Abu Ja'far Ath Thobary berkata dalam Kitabnya Jami'u Al Bayan 'An Ta'wili Ayyi Al Qur'an = Tafsir Thobary (Juz. 13 Hal. 308):


قَالَ أَبُو جَعْفَرٍ : وَالصَّوَابُ مِنَ الْقَوْلِ فِي ذَلِكَ أَنْ يُقَالَ : إِنَّ اللَّهَ أَخْبَرَ عَنْ آدَمَ وَحَوَّاءَ أَنَّهُمَا دَعَوَا اللَّهَ رَبَّهُمَا بِحَمْلِ حَوَّاءَ ، وَأَقْسَمَا لَئِنْ أَعْطَاهُمَا مَا فِي بَطْنِ حَوَّاءَ ، صَالِحًا لَيُكَونَانِ لِلَّهِ مِنَ الشَّاكِرِينَ . 

[انظر كتاب جامع البيان عن تأويل آي القرآن : (ج ١٣ ص ٣٠٨) / الأعراف ١٩٠ / المؤلف: أبو جعفر، محمد بن جرير الطبري (٢٢٤ - ٣١٠هـ) / توزيع: دار التربية والتراث - مكة المكرمة - ص.ب: ٧٧٨٠، بدون السنة ].


Abu Ja'far berkata: Pendapat yang benar : bahwa Allah mengabarkan, bahwa ADAM DAN HAWA BERDOA KEPADA ALLAH SEBAB KEHAMILAN HAWA. Keduanya bersumpah bahwa jika Allah memberikan dalam kandungan seorang anak yang shaleh, keduanya akan bersyukur kepada Allah. Selesai.



𝐁}✯͜͡❂⊱•𝐀𝐋 𝐇𝐀𝐃𝐈𝐓𝐒


Selain dicontohkan oleh Nabi Adam saat kehamilan ibu Hawa', dalam beberapa riwayat hadits Shahih sekalipun tanpa istilah atau waktu yang ditentukan sekian bulan (istilah yang berlaku 4 bulan Tingkepan, 7 bulan mitoni), bahkan semalam baru berhubungan suami istri, dahulu zaman Rasulullah -ﷺ- beliau pernah mendoakan keberkahan atas persenggamaan seorang sahabat beliau, apalagi jikalau sudah positif hamil atau terisi janin dalam kandungannya apakah tidak diperbanyak lagi doanya atau lebih banyak mengisi memory janin dengan bacaan Qur'an, dzikir, wirid, dsb, karena menurut medis janin yang sudah ditiupkan ruh sampai balita (bayi sebelum lima tahun) disitu saat kuat kuatnya menerima informasi dan menyimpan memori dalam otaknya. Hadits yang memiliki kisah doa Rasulullah -ﷺ- mulai dari sesudah terjadi hubungan suami istri hingga diijabahi doa beliau pasangan tersebut mempunyai anak anak yang diberkahi, yakni riwayat hadits ketika Rasulullah -ﷺ- mendoakan berkah untuk hubungan suami istri diantara pasutri Sayyidina Abu Thalhah dan Sayyidatna Ummu Sulaim radliyyAllahu 'anhuma yang baru saja ditinggal mati putranya, dan pada malam harinya Abi Thalhah radliyyAllahu 'anhu menggauli istrinya Sayyidatna Ummu Sulaim radliyyAllahu 'anha, yang sengaja menyembunyikan kematian putranya, beralasan beliau pasrah menyerahkan semua kepada Allah, kuat menerima musibah, dan menawarkan diri untuk melayani suaminya walaupun musibah sedang menimpa,  keesokan harinya setelah Abu Tholhah radliyyAllahu 'anhu diberitahu perihal  kewafatan putranya,  beliaupun melaporkan peristiwa tersebut kepada Rasulullah -ﷺ-, dan justru  mereka berdua didoakan mendapatkan keberkahan oleh Rasulullah -ﷺ-.  Dan doa Rasulullah -ﷺ- diijabahi selang beberapa bulan Ummu Sulaimpun positif hamil lagi, sehingga putra Abi Thalhah radliyyAllahu 'anhu yang meninggal tanpa sepengetahuannya tersebut  digantikan oleh Allah 10 anak yang menjadi Ulama' Terpilih, dikatakan :  diganti 9 putra, dan semua sudah menghafal Al Quran.



✯͜͡❂⊱•Riwayat Pertama :


حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْحَكَمِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ أَخْبَرَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ أَنَّهُ سَمِعَ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ : ...(وساق الحديث)...


فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -ﷺ- : «لَعَلَّ اللَّهَ أَنْ يُبَارِكَ لَكُمَا فِي لَيْلَتِكُمَا»


قَالَ سُفْيَانُ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ فَرَأَيْتُ لَهُمَا تِسْعَةَ أَوْلَادٍ كُلُّهُمْ قَدْ قَرَأَ الْقُرْآنَ.

[رواه البخاري /  كتاب الجنائز / باب من لم يظهر حزنه عند المصيبة / حديث رقم : ١٢٥٢]. 


Telah menceritakan kepada kami : Bisyir bin Al Hakam. Telah menceritakan kepada kami : Sufyan bin 'Uyainah. Telah mengabarkan kepada kami : Ishaq bin 'Abdullah bin Abu Tholhah :  bahwasanya dia mendengar Anas bin Malik radliyAllohu 'anhu berkata; ...(meneruskan hadits)....


Maka Rasulullah -ﷺ- bersabda :  


"Semoga Allah memberkahi kalian berdua pada malam kalian itu". 


Sufyan berkata; Ada seorang dari kalangan Anshar berkata,: "Kemudian setelah itu aku melihat keduanya memiliki 9 anak yang semuanya telah hafal Al Qur'an".

[HR. Bukhariy No. 1252] 



❁˚ৡ✿⊱•••*Imam Al Hafidz Ahmad bin Hajar Al Asqolaniy Asy Syafi'iy berkata dalam Kitabnya Fathu Al-Bariy Syarhu Shahih Al Bukhariy


فَلَمَّا عَلِمَ اللَّهُ صِدْقَ نِيَّتِهَا بَلَّغَهَا مُنَاهَا، وَأَصْلَحَ لَهَا ذُرِّيَّتَهَا. وَفِيهِ إِجَابَةُ دَعْوَةِ النَّبِيِّ -ﷺ- ، وَأَنَّ مَنْ تَرَكَ شَيْئًا عَوَّضَهُ اللَّهُ خَيْرًا مِنْهُ ، وَبَيَانُ حَالِ أُمِّ سُلَيْمٍ مِنَ التَّجَلُّدِ وَجَوْدَةِ الرَّأْيِ وَقُوَّةِ الْعَزْمِ ، وَسَيَأْتِي فِي الْجِهَادِ وَالْمَغَازِي أَنَّهَا كَانَتْ تَشْهَدُ الْقِتَالَ وَتَقُومُ بِخِدْمَةِ الْمُجَاهِدِينَ ، إِلَى غَيْرِ ذَلِكَ مِمَّا انْفَرَدَتْ بِهِ عَنْ مُعْظَمِ النِّسْوَةِ ، 

[انظر كتاب فتح الباري بشرح البخاري : (ج ٣ ص ١٧١) /  ٢٣ - كتاب الجنائز / ٤٢ - باب الصبر عند الصدمة الأولى / المؤلف: أحمد بن علي بن حجر العسقلاني الشافعي (٧٧٣ - ٨٥٢ هـ) / الناشر: المكتبة السلفية - مصر، الطبعة: «السلفية الأولى»، ١٣٨٠ - ١٣٩٠ هـ].


Ketika Allah mengetahui kesungguhan niat Ummu Sulaim, maka tercapailah syahwatnya dan dianugerahkan keturunan yang baik baginya. Didalam hadits terdapat Ijabahnya doa Nabi -ﷺ-. Dan barangsiapa yang meninggalkan sesuatu, maka Allah akan membalasnya dengan yang lebih baik dari itu, dan penjelasan tentang kondisi kegigihan Ummu Sulaim, pendapat yang baik, dan kekuatan tekad, akan disebutkan dalam bab jihad dan pertempuran bahwa dia menyaksikan pertempuran dan mengabdi pada mujahidin, sampai hal-hal lain yang membedakannya dari kebanyakan wanita. Selesai.



✯͜͡❂⊱•Riwayat Kedua :


حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمِ بْنِ مَيْمُونٍ حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ : ...(وساق الحديث)...


فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -ﷺ-. بَارَكَ اللَّهُ لَكُمَا فِي غَابِرِ لَيْلَتِكُمَا قَالَ فَحَمَلَتْ ...الحديث.

[رواه مسلم واللفظ له / ٤٤ - كتاب فضائل الصحابة رضي الله تعالى عنهم / ٢٠ - باب من فضائل أبي طلحة الأنصاري، رضي الله عنه / رقم الحديث: ٢١٤٤. والبيهقي في كتابه دلائل النبوة].


Telah menceritakan kepadaku : Muhammad bin Hatim bin Maimun.  Telah menceritakan kepada kami : Bahz. Telah menceritakan kepada kami : Sulaiman bin Al Mughirah. Dari Tsabit. Dari Anas beliau berkata;  ...(meneruskan hadits)...


Rasulullah -ﷺ- bersabda: 


"Semoga Allah memberkahi kalian berdua (Abu Thalhah dan istrinya Ummu Sulaim radliyyAllahu 'anhuma) dalam menjalani malam kalian." 


Anas berkata; 'Beberapa bulan kemudian, Ummu Sulaim mulai memperlihatkan tanda-tanda kehamiIan...Al Hadits.

[HR. Muslim Teks Miliknya No. 2144. Dan Baihaqiy Dalam Dalailu An-Nubuwwah].



❁˚ৡ✿⊱•••* Imam Abu Zakariyya Muhyiddin bin Syaraf An-Nawawiy Asy Syafi'iy rahimahullahu berkata dalam Kitabnya Al Minhaj Syarhu Shahih Muslim Ibnu Al-Hajjaj (Juz. 16 Hal. 12):


وَفِيهِ اسْتِجَابَةُ دُعَاءِ النَّبِيِّ -ﷺ- ، فَحَمَلَتْ بِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ فِي تِلْكَ اللَّيْلَةِ ، وَجَاءَ مِنْ وَلَدِهِ عَشَرَةُ رِجَالٍ عُلَمَاءُ أَخْيَارٌ . 


وَفِيهِ كَرَامَةٌ ظَاهِرَةٌ لِأَبِي طَلْحَةَ ، وَفَضَائِلُ لِأُمِّ سُلَيْمٍ ، 


وَفِيهِ تَحْنِيكِ الْمَوْلُودِ وَأَنَّهُ يُحْمَلُ إِلَى صَالِحٍ لِيُحَنِّكَهُ ، وَأَنَّهُ يَجُوزُ تَسْمِيَتُهُ فِي يَوْمِ وِلَادَتِهِ ، وَاسْتِحْبَابُ التَّسْمِيَةِ بِعَبْدِ اللَّهِ ،

[انظر كتاب المنهاج شرح صحيح مسلم بن الحجاج : (ج ١٦ ص ١٢) / كتاب فضائل الصحابة رضي الله عنهم / باب فضائل أم سليم أم أنس بن مالك وبلال رضي الله / المؤلف: أبو زكريا محيي الدين يحيى بن شرف النووي الشافعي (ت ٦٧٦هـ) / الناشر: دار إحياء التراث العربي - بيروت، الطبعة: الثانية، ١٣٩٢ هـ].


Di dalamnya, doa Nabi -ﷺ- terkabul, dan beliau (Ummu Sulaim)  mengandung Abdullah bin Abi Thalhah pada (persenggamaan)  malam itu, dan sepuluh orang ulama yang baik lahir dari putranya. 


Dan didalamnya menjelaskan  kehormatan yang yang tampak bagi Abu Thalhah, dan keutamaan bagi Ummu Sulaim radliyyAllahu 'anhuma. 


Dan didalamnya  menunjukkan bahwa bayi yang baru lahir ditahnik (cêtak, dicokol kunyahan kurma atau madu pada rongga mulutnya), dibawa  kepada orang shaleh untuk ditahnik (cêtak), dan dibolehkan menamainya pada hari kelahirannya, dan dianjurkannya untuk menamainnya dengan nama  "Abdullah". Selesai.



✯͜͡❂⊱•Berdasarkan riwayat hadits diatas Imam Al-Baihaqiy  menjadikannya sebagai DALIL ANJURAN MENDOAKAN JANIN SELAMA DALAM KANDUNGAN, dan beliau membuat bab dalam kitabnya Dalailu  An-Nubuwwati Wa Ma'rifatu Shahibi Asy Syari'ati (Juz. 6 Hal. 198):


بَابُ مَا جَاءَ فِي دُعَائِهِ -ﷺ- بِالْبَرَكَةِ لِحَمْلِ أُمِّ سُلَيْمٍ مِنْ أَبِي طَلْحَةَ

[انظر كتاب دلائل النبوة ومعرفة أحوال صاحب الشريعة : (ج ٦ ص ١٩٨) / جماع أبواب دعوات نبينا صلى الله عليه وسلم المستجابة في الأطعمة والأشربة وبركاته التي ظهرت فيما دعا فيه وغير ذلك من دعواته على طريق الاختصار فلا سبيل إلى نقل جميعها لما فيه من الإكثار / باب ما جاء في دعائه صلى الله عليه وسلم بالبركة لحمل أم سليم من أبي طلحة / المؤلف: أحمد بن الحسين بن علي بن موسى الخُسْرَوْجِردي الخراساني، أبو بكر البيهقي (ت ٤٥٨هـ) / الناشر: دار الكتب العلمية، دار الريان للتراث - الطبعة: الأولى - ١٤٠٨ هـ - ١٩٨٨ مـ]. 


"Bab tentang riwayat doa Nabi Muhammad -ﷺ- dengan keberkahan untuk kehamilan Ummu Sulaim dari Abu Thalhah radliyyAllahu 'anhuma…". Selesai.



✯͜͡❂⊱•Diperkuat Dengan Kisah Inspiratif Terlepas Dari Status Kisah Ini Shahih Atau Tidak Yang Diriwayatkan Oleh Imam Thabaraniy Dalam Kitabnya "Ad Du'a" Tentang Bayi Yang Lahir Dalam Kubur Setelah Perut Ibunya Disentuh Dan Didoakan Oleh Ayahnya Ketika Masih Didalam Perut Ibunya :


حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَبَّاسِ الْمُؤَدِّبُ، ثنا عُبَيْدُ بْنُ إِسْحَاقَ الْعَطَّارُ، ثنا عَاصِمُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ، حَدَّثَنِي زَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ: 


بَيْنَمَا عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَعْرِضُ النَّاسَ إِذَا هُوَ بِرَجُلٍ مَعَهُ ابْنُهُ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ: 


«مَا رَأَيْتُ غُرَابًا بِغُرَابٍ أَشْبَهَ بِهَذَا مِنْكَ» 


قَالَ: أَمَا وَاللَّهِ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ مَا وَلَدَتْهُ أُمُّهُ إِلَّا مَيِّتَةً، فَاسْتَوَى لَهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ: وَيْحَكَ حَدِّثْنِي قَالَ: " خَرَجْتُ فِي غَزَاةٍ وَأُمُّهُ حَامِلٌ بِهِ فَقَالَتْ: تَخْرُجُ وَتَدَعُنِي عَلَى هَذِهِ الْحَالَةِ حَامِلًا مُثْقِلًا، فَقُلْتُ: أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ مَا فِي بَطْنِكِ قَالَ: فَغِبْتُ ثُمَّ قَدِمْتُ فَإِذَا بَابِي مُغْلَقٌ، فَقُلْتُ: فُلَانَةُ، فَقَالُوا: مَاتَتْ فَذَهَبْتُ إِلَى قَبْرِهَا فَبَكَيْتُ عِنْدَهُ، فَلَمَّا كَانَ مِنَ اللَّيْلِ قَعَدْتُ مَعَ بَنِي عَمِّي أَتَحَدَّثُ، وَلَيْسَ يَسْتُرُنَا مِنَ الْبَقِيعِ شَيْءٌ، فَارْتَفَعَتْ لِي نَارٌ بَيْنَ الْقُبُورِ، فَقُلْتُ: لِبَنِي عَمِّي مَا هَذِهِ النَّارُ؟ فَتَفَرَّقُوا عَنِّي، فَأَتَيْتُ أَقْرَبَهُمْ مِنِّي، فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ: نَرَى عَلَى قَبْرِ فُلَانَةَ كُلَّ لَيْلَةٍ نَارًا، فَقُلْتُ: إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ، أَمَا وَاللَّهِ إِنْ كَانَتْ لَصَوَّامَةً قَوَّامَةً عَفِيفَةً مُسْلِمَةً، انْطَلِقْ بِنَا، فَأَخَذْتُ الْفَأْسَ فَإِذَا الْقَبْرُ مُنْفَرِجٌ، وَهِيَ جَالِسَةٌ، وَهَذَا يَدِبُّ حَوْلَهَا، وَنَادَى مُنَادٍ: أَلَا أَيُّهَا الْمُسْتَوْدِعُ رَبَّهُ وَدِيعَتَهُ خُذْ وَدِيعَتَكَ، أَمَا وَاللَّهِ لَوِ اسْتَوْدَعْتَ أُمَّهُ لَوَجَدْتَهَا، فَأَخَذْتُهُ وَعَادَ الْقَبْرُ كَمَا كَانَ فَهُوَ وَاللَّهِ هَذَا يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ "

[رواه الطبراني في الدعاء /  باب ما يقول المسافر لمخلفيه عند الوداع / رقم الحديث: ٨٢٤].


وروي : جاء رجل إلى أمير المؤمنين عمر بن الخطاب رضي الله تعالى عنه وأرضاه، وكان الرَّجل معه ابنه، وليس هناك فرْق ما بين الابن وأبيه، فتعجَّب عمر رضي الله عنه قائلًا: والله ما رأيت مثل هذا اليوم عجبًا - ما أشبه أحدٌ أحدًا أنت وابنك إلا كما أشبه الغراب الغراب، (والعرب تضرِب في أمثالها أنَّ الغراب كثير الشَّبِه بقرينه)، فقال الرجل: يا أمير المؤمنين، كيف ولو عرفت بأنَّ أمَّه ولدته وهي ميتة؟!

فغيَّر عمر من جلسته، وبدَّل من حالته، وكان رضي الله عنه وأرضاه يحب غرائب الأخبار، فقال للرجل: أخبرني؟ قال يا أمير المؤمنين، كانت زوجتي أم هذا الغلام حاملًا به، فعزمت على السفر، فمنعتني، فلما وصلت إلى الباب ألحَّت عليَّ ألا أذهب، وقالت: كيف تتركني وأنا حامل؟ فوضعت يدي على بطنها، وقلت: اللهم إنني أستودعك غلامي هذا، ومضيت، وقضيت في سفري ما شاء الله لي أن أمضي وأقضي، ثم عُدت، فلما عدت وإذا بباب بيتي مقفَل، وإذا بأبناء عُمومتي يحيطون بي ويخبرونني أنَّ زوجتي قد ماتت! قلت: إنَّا لله وإنَّا إليه راجعون، فأخذوني ليطعموني عشاءً قد أعدوه لي، فبينما أنا على العشاء وإذا بدخُان يخرج من المقابر، فقلت: ما هذا الدخان؟ قالوا: هذا الدخان يخرج من مقبرة زوجتك كلَّ يوم منذ أن دفناها! فقال الرجل: والله إنني لمن أعلمِ خلق الله بها، كانت صوَّامةً، قوَّامةً، عفيفة، لا تُقرُّ منكرًا، وتأمر بالمعروف، ولا يخزيها الله أبدًا، فقمت وتوجهت إلى المقبرة، وتبعني أبناء عمومتي، فقال: فلما وصلت إلى قبرها يا أمير المؤمنين، أخذت أحفِر، حتى وصلت إليها، فإذا بها ميتة جالسة، وابنها هذا الذي معي حيٌّ عند قدميها، وإذا بمنادٍ ينادي: يا من استودعتَ الله وديعةً، خُذْ وديعتك


قال العلماء: لو أنه أستودع الله جل وعلا الأم لوجدها كما أستودعها لكن ليمضي قدر الله لم يجري على لسانه أن يستودع زوجته الله


Diriwayatkan: Seorang laki-laki datang kepada Amirul Mukminin Umar bin Al-Khattab radhiyyAllahu 'anhu, dan laki-laki itu bersama putranya, dan tidak ada perbedaan antara seorang anak laki-laki dan ayahnya, Sayyidina 'Umar radhiyyAllahu 'anhu beliau  terheran-heran seraya berkata: 


Demi Allah, aku belum pernah melihat sesuatu yang seaneh hari ini – tidak ada seorangpun yang mirip denganmu dan anakmu kecuali dirimu sendiri kepada pasangannya), 


maka laki-laki itu berkata: Wahai Amirul Mukminin, bagaimana jadinya jika kamu mengetahui bahwa ibunya melahirkan dia dalam keadaan meninggal?! 


Maka Umar mengubah posisinya dan mengubah keadaannya, dan beliau radhiyyAllahu 'anhu dan keluarganya menyukai berita-berita aneh, maka beliau  berkata kepada orang itu: Katakan padaku? 


Dia berkata, Wahai Amirul Mukminin, istriku, ibu dari anak laki-laki ini, sedang mengandung anak laki-laki ini, maka dia memutuskan untuk bepergian, namun dia mencegahku. Ketika aku sampai di depan pintu, dia mendesakku untuk tidak pergi, dan berkata: Bagaimana Anda bisa meninggalkan saya ketika saya hamil? 


MAKA AKU MELETAKKAN TANGANKU DI PERUTNYA DAN berkata: Ya Tuhan, aku menitipkan anakku ini kepadamu, dan aku melanjutkan perjalananku dan menghabiskan waktu selama Tuhan menghendakiku untuk pergi dan menghabiskan waktu dalam perjalananku, lalu aku kembali, dan ketika aku kembali, pintu rumah saya terkunci, dan sepupu saya mengelilingi saya dan memberi tahu saya bahwa istri saya telah meninggal! Aku berkata: Kami milik Allah dan kepada-Nya kami akan kembali, lalu mereka membawaku untuk memberiku makan malam yang telah mereka siapkan untukku, dan ketika aku sedang makan malam, aku melihat asap keluar dari kubur, maka aku berkata: Apa? apakah ini asap? Mereka berkata: Asap ini keluar dari kuburan istrimu setiap hari sejak kami menguburkannya! 


Laki-laki itu berkata: Demi Allah, aku adalah salah satu ciptaan Allah yang paling berpengetahuan. Dia (istriku) ahli berpuasa, jujur, suci, tidak menyukai keburukan, menyuruh berbuat baik, dan pasti Allah tidak akan pernah mempermalukannya untuk selamanya,  maka aku berdiri dan mengarah kekuburan, dan  sepupu-sepupuku mengikutiku. Dia (perowi) berkata: Ketika aku sampai di kuburannya, wahai Amirul Mukminin, aku membongkarnya, aku menggali sampai aku mencapainya, dan aku menemukan dia (istriku) sudah mati duduk, dan anakku ini, yang bersamaku, masih hidup di kakinya, lalu seseorang (tanpa rupa) dengan suara  memanggil  berseru: Wahai kamu yang menitipkan kepada Allah sebagai titipan, ambillah titipanmu. Selesai.


Para ulama berkata: Seandainya dia menitipkan ibu dari anaknya tersebut kepada Allah Yang Maha Esa, niscaya dia akan menemukannya sebagaimana dia menitipkannya, namun demi kelancaran takdir Tuhan, dia tidak akan mengatakan demikian untuk mempercayakan istrinya kepada Tuhan. Selesai.


Doa Doa Untuk Tingkepan Dan Seputar Kehamilan yang disadur dari ayat, riwayat, dan kisah diatas mungkin bisa berbunyi : 


١)• أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ زَوْجَتِيْ وَمَا فِي بَطْنِهَا


٢)• رَبَّنَا اٰتِنَا وَالَدًا صَالِحًا وَلَّنَكُوْنَنَّ مِنَ الشّٰكِرِيْنَ


٣)• بَارَكَ اللَّهُ لَكُمَا فِي غَابِرِ لَيْلَتِكُمَا


"Semoga Allah memberkahi kalian berdua dalam menjalani malam kalian."


Dll.


✯͜͡❂⊱•أَلحَمْدُ لِلّـهِ الَّذِيْ بِنِعْمَتِهِ تَتُمُّ الصّالِحَاتُ✯͜͡❂⊱• 


•._.••´¯``•.¸¸.•`   🎀  KråÐêñåñ §êlå†åñ

§rµmßµñg 

Mågêlåñg

 🎀   `•.¸¸.•``¯´••._.•


٢٣ ذو الحجة ١٤٤٥ ه‍ـ

  30 ꀭꀎꈤꀤ 2024 ꂵ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PALING DIMINATI

Kategori

SHALAT (8) HADITS (5) WANITA (5) ADAB DAN HADITS (3) FIQIH HADIST (3) WASHIYYAT DAN FAWAID (3) 5 PERKARA SEBELUM 5 PERKARA (2) AQIDAH DAN HADITS (2) CINTA (2) PERAWATAN JENAZAH BAG VII (2) SIRAH DAN HADITS (2) TAUSHIYYAH DAN FAIDAH (2) TAWAJUHAT NURUL HARAMAIN (2) (BERBHAKTI (1) 11 BAYI YANG BISA BICARA (1) 12 BINATANG YANG MASUK SURGA (1) 25 NAMA ARAB (1) 7 KILOGRAM UNTUK RAME RAME (1) ADAB DAN AKHLAQ BAGI GURU DAN MURID (1) ADAB DAN HADITS (SURGA DIBAWAH TELAPAK KAKI BAPAK DAN IBU) (1) ADAT JAWA SISA ORANG ISLAM ADALAH OBAT (1) AIR KENCING DAN MUNTAHAN ANAK KECIL ANTARA NAJIS DAN TIDAKNYA ANTARA CUKUP DIPERCIKKI AIR ATAU DICUCI (1) AJARAN SUFI SUNNI (1) AKIBAT SU'UDZON PADA GURU (1) AL QUR'AN (1) AMALAN KHUSUS JUMAT TERAKHIR BULAN ROJAB DAN HUKUM BERBICARA DZIKIR SAAT KHUTBAH (1) AMALAN NISFHU SYA'BAN HISTORY (1) AMALAN SUNNAH DAN FADHILAH AMAL DIBULAN MUHARRAM (1) AMALAN TANPA BIAYA DAN VISA SETARA HAJI DAN UMRAH (1) APAKAH HALAL DAN SAH HEWAN YANG DISEMBELIH ULANG? (1) AQIDAH (1) ASAL MULA KAUM KHAWARIJ (MUNAFIQ) DAN CIRI CIRINYA (1) ASAL USUL KALAM YANG DISANGKA HADITS NABI (1) AYAT PAMUNGKAS (1) BAGAIMANAPUN BENTUKNYA VAGINA RASANYA TUNGGAL (1) BAHASA ALAM AKHIRAT (1) BELAJAR DAKWAH YANG BIJAK MELALUI BINATANG (1) BERITA HOAX SEJARAH DAN AKIBATNYA (1) BERSENGGAMA ITU SEHAT (1) BERSIKAP LEMAH LEMBUT KEPADA SIAPA SAJA KETIKA BERDAKWAH (1) BIRRUL WALIDAIN PAHALA DAN MANFAATNYA (1) BOLEH SHALAT SUNNAH SETELAH WITIR (1) BOLEHNYA MENDEKTE IMAM DAN MEMBAWA MUSHAF DALAM SHALAT (1) BOLEHNYA MENGGABUNG DUA SURAT SEKALIGUS (1) BOLEHNYA PATUNGAN DAN MEWAKILKAN PENYEMBELIHAN KEPADA KAFIR DZIMMI ATAU KAFIR KITABI (1) BULAN ROJAB DAN KEUTAMAANNYA (1) DAGING KURBAN AQIQAH UNTUK KAFIR NON MUSLIM (1) DAN FAKHR (1) DAN YANG BERHUBUNGAN DENGANNYA) (1) DARIMANA SEHARUSNYA UPAH JAGAL DAN BOLEHKAH MENJUAL DAGING KURBAN (1) DASAR PERAYAAN MAULID NABI (1) DEFINISI TINGKATAN DAN PERAWATAN SYUHADA' (1) DO'A MUSTAJAB (1) DO'A TIDAK MUSTAJAB (1) DOA ASMAUL HUSNA PAHALA DAN FAIDAHNYA (1) DOA DIDALAM SHALAT DAN SHALAT DENGAN SELAIN BAHASA ARAB (1) DOA KHUSUS (1) DOA ORANG MUSLIM DAN KAFIR YANG DIDZALIMI MUSTAJAB (1) DOA SHALAT DLUHA MA'TSUR (1) DONGO JOWO MUSTAJAB (1) DSB) (1) DURHAKA (1) FADHILAH RAMADHAN DAN DOA LAILATUL QADAR (1) FAIDAH MINUM SUSU DIAWWAL TAHUN BARU HIJRIYYAH (1) FENOMENA QURBAN/AQIQAH SUSULAN BAGI ORANG LAIN DAN ORANG MATI (1) FIKIH SHALAT DENGAN PENGHALANG (1) FIQIH MADZAHIB (1) FIQIH MADZAHIB HUKUM MEMAKAN SERANGGA (1) FIQIH MADZAHIB HUKUM MEMAKAN TERNAK YANG DIBERI MAKAN NAJIS (1) FIQIH QURBAN SUNNI (1) FUNGSI ZAKAT FITRAH DAN CARA IJAB QABULNYA (1) GAHARU (1) GAYA BERDZIKIRNYA KAUM CERDAS KAUM SUPER ELIT PAPAN ATAS (1) HADITS DAN ATSAR BANYAK BICARA (1) HADITS DLO'IF LEBIH UTAMA DIBANDINGKAN DENGAN PENDAPAT ULAMA DAN QIYAS (1) HALAL BI HALAL (1) HUKUM BERBUKA PUASA SUNNAH KETIKA MENGHADIRI UNDANGAN MAKAN (1) HUKUM BERKURBAN DENGAN HEWAN YANG CACAT (1) HUKUM BERSENGGAMA DIMALAM HARI RAYA (1) HUKUM DAN HIKMAH MENGACUNGKAN JARI TELUNJUK KETIKA TASYAHUD (1) HUKUM FAQIR MISKIN BERSEDEKAH (1) HUKUM MEMASAK DAN MENELAN IKAN HIDUP HIDUP (1) HUKUM MEMELIHARA MENJUALBELIKAN DAN MEMBUNUH ANJING (1) HUKUM MEMUKUL DAN MEMBAYAR ONGKOS UNTUK PENDIDIKAN ANAK (1) HUKUM MENCIUM MENGHIAS DAN MENGHARUMKAN MUSHAF AL QUR'AN (1) HUKUM MENGGABUNG NIAT QODLO' ROMADLAN DENGAN NIAT PUASA SUNNAH (1) HUKUM MENINGGALKAN PUASA RAMADLAN MENURUT 4 MADZHAB (1) HUKUM MENYINGKAT SHALAWAT (1) HUKUM PUASA SYA'BAN (NISHFU SYA'BAN (1) HUKUM PUASA SYAWWAL DAN HAL HAL YANG BERHUBUNGAN DENGANNYA (1) HUKUM PUASA TARWIYYAH DAN 'ARAFAH BESERTA KEUTAMAAN - KEUTAMAANNYA (1) HUKUM SHALAT IED DIMASJID DAN DIMUSHALLA (1) HUKUM SHALAT JUM'AT BERTEPATAN DENGAN SHALAT IED (1) IBADAH JIMA' (BERSETUBUH) DAN MANFAAT MANFATNYA (1) IBADAH TERTINGGI PARA PERINDU ALLAH (1) IBRANI (1) IMAM YANG CERDAS YANG FAHAM MEMAHAMI POSISINYA (1) INDONESIA (1) INGAT SETELAH SALAM MENINGGALKAN 1 ATAU 2 RAKAAT APA YANG HARUS DILAKUKAN? (1) INOVASI BID'AH OLEH ULAMA' YANG DITUDUH MEMBID'AH BID'AHKAN (1) ISLAM (1) JANGAN GAMPANG MELAKNAT (1) JUMAT DIGANDAKAN 70 KALI BERKAH (1) KAIFA TUSHLLI (XX) - (1) KAIFA TUSHOLLI (III) - MENEPUK MENARIK MENGGESER DALAM SHALAT SETELAH TAKBIRATUL IHRAM (1) KAIFA TUSHOLLI (XV) - SOLUSI KETIKA LUPA DALAM SHALAT JAMAAH FARDU JUM'AH SENDIRIAN MASBUQ KETINGGALAN (1) KAIFA TUSHOLLI (I) - SAHKAH TAKBIRATUL IHROM DENGAN JEDA ANTARA KIMAH ALLAH DAN AKBAR (1) KAIFA TUSHOLLI (II) - MENEMUKAN SATU RAKAAT ATAU KURANG TERHITUNG MENEMUKAN SHALAT ADA' DAN SHALAT JUM'AT (1) KAIFA TUSHOLLI (IV) - SOLUSI KETIKA LUPA MELAKUKAN SUNNAH AB'ADH DAN SAHWI BAGI IMAM MA'MUM MUNFARID DAN MA'MUM MASBUQ (1) KAIFA TUSHOLLI (IX) - BASMALAH TERMASUK FATIHAH SHALAT TIDAK SAH TANPA MEMBACANYA (1) KAIFA TUSHOLLI (V) - (1) KAIFA TUSHOLLI (VI) - TAKBIR DALAM SHALAT (1) KAIFA TUSHOLLI (VII) - MENARUH TANGAN BERSEDEKAP MELEPASKANNYA ATAU BERKACAK PINGGANG SETELAH TAKBIR (1) KAIFA TUSHOLLI (VIII) - BACAAN FATIHAH DALAM SHOLAT (1) KAIFA TUSHOLLI (XI) - LOGAT BACAAN AMIN SELESAI FATIHAH (1) KAIFA TUSHOLLI (XII) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XIV) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XIX) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XVI) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XVII) - BACAAN TASBIH BAGI IMAM MA'MUM DAN MUNFARID KETIKA RUKU' (1) KAIFA TUSHOLLI (XVIII) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XX1V) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXI) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXII) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXIII) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXIX) - BACAAN SALAM SETELAH TASYAHUD MENURUT PENDAPAT ULAMA' MADZHAB MENGUSAP DAHI ATAU WAJAH DAN BERSALAM SALAMAN SETELAH SHALAT DIANTARA PRO DAN KONTRA (1) KAIFA TUSHOLLI (XXV) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXVI) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXVII) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXVIII) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXX) - (1) KAIFA TUSHOLLI (XXXI) - DZIKIR JAHRI (KERAS) MENURUT ULAMA' MADZHAB (1) KAIFA TUSHOLLI (XXXII) - (1) KAIFA TUSHOLLI (x) - (1) KAJIAN TINGKEPAN NGAPATI MITONI KEHAMILAN (1) KEBERSIHAN DERAJAT TINGGI DALAM SHALAT (1) KEMATIAN ULAMA' DAN AKIBATNYA (1) KEPADA ORANGTUA (1) KESUNNAHAN TABKHIR EMBAKAR DUPA (1) KESUNNAHAN TAHNIK/NYETAKKI ANAK KECIL (1) KETIKA HAJAT TERCAPAI SEMBELIHLAH SYAHWAT DAN MENDEKATLAH KEPADA ALLAH (1) KETIKA ORANG ALIM SAMA DENGAN ANJING (1) KEUTAMAAN ILMU DAN ADAB (1) KEWAJIBAN SABAR DAN SYUKUR BERSAMAAN (1) KHUTBAH JUM'AT DAN YANG BERHUBUNGAN (1) KIFARAT SUAMI YANG MENYERUBUHI ISTRI DISIANG BULAN RAMADHAN (1) KISAH INSPIRATIF AHLU BAIT (SAYYIDINA IBNU ABBAS) DAN ULAMA' BESAR (SAYYIDINA ZAID BIN TSABIT) (1) KISAH PEMABUK PINTAR YANG MEMBUAT SYAIKH ABDUL QADIR AL JAILANIY MENANGIS (1) KRETERIA UCAPAN SUNNAH MENJAWAB KIRIMAN SALAM (1) KUFUR AKIBAT MENCELA NASAB KETURUNAN (1) KULLUHU MIN SYA'BAN (1) KURBAN DAN AQIQAH UNTUK MAYYIT (1) LARANGAN MENYINGKAT SHALAWAT NABI (1) LEBIH UTAMA MANA GURU DAN ORANGTUA (1) MA'MUM BOLEH MEMBENARKAN BACAAN IMAM DAN WAJIB MEMBENARKAN BACAAN FATIHAHNYA (1) MA'MUM MEMBACA FATIHAH APA HUKUMNYA DAN KAPAN WAKTUNYA? (1) MACAM DIALEK AAMIIN SETELAH FATIHAH (1) MACAM MACAM NIAT ZAKAT FITRAH (1) MAKAN MINUM MEMBUNUH BINATANG BERBISA MEMAKAI PAKAIAN BERGAMBAR DAN MENJAWAB PANGGILAN ORANGTUA DALAM SHALAT (1) MALAIKAT SETAN JIN DAPAT DILIHAT SETELAH MENJELMA SELAIN ASLINYA (1) MELAFADZKAN NIAT NAWAITU ASHUMU NAWAITU USHALLI (1) MELEPAS TALI POCONG DAN MENEMPELKAN PIPI KANAN MAYYIT KETANAH (1) MEMBAYAR FIDYAH BAGI ORANG ORANG YANG TIDAK MAMPU BERPUASA (1) MEMBELI KITAB ULAMA' MENARIK RIZQI DAN KEKAYAAN (1) MEMPERBANYAK DZIKIR SAMPAI DIKATAKAN GILA/PAMER (1) MENDIRIKAN SHALAT JUM'AT DALAM SATU DESA KARENA KAWATIR TERSULUT FITNAH DAN PERMUSUHAN (1) MENGAMBIL UPAH DALAM IBADAH (1) MENGHADIAHKAN MITSIL PAHALA AMAL SHALIH KEPADA NABI ﷺ (1) MENGIRIM MITSIL PAHALA KEPADA YANG MASIH HIDUP (1) MERAWAT JENAZAH MENURUT QUR'AN HADITS MADZAHIB DAN ADAT JAWS (1) MUHASABATUN NAFSI INTEROPEKSI DIRI (1) MUTIARA HIKMAH DAN FAIDAH (1) Manfaat Ucapan Al Hamdulillah (1) NABI DAN RASUL (1) NIAT PUASA SEKALI UNTUK SEBULAN (1) NISHFU AKHIR SYA'BAN (1) ORANG GILA HUKUMNYA MASUK SURGA (1) ORANG SHALIHPUN IKUT TERKENA KESULITAN HUJAN DAN GEMPA BUMI (1) PAHALA KHOTMIL QUR'AN (1) PENIS DAN PAYUDARA BERGERAK GERAK KETIKA SHALAT (1) PENYELEWENGAN AL QUR'AN (1) PERAWATAN JENAZAH BAG I & II & III (1) PERAWATAN JENAZAH BAG IV (1) PERAWATAN JENAZAH BAG V (1) PERAWATAN JENAZAH BAG VI (1) PREDIKSI LAILATUL QADAR (1) PUASA SUNNAH 6 HARI BULAN SYAWAL DISELAIN BULAN SYAWWAL (1) PUASA SYAWWAL DAN PUASA QADLO' (1) QISHOH ISLAMI (1) RAHASIA BAPAK PARA NABI DAN PILIHAN PARA NABI DALAM TASYAHUD SHALAT (1) RAHASIA HURUF DHOD PADA LAMBANG NU (1) RESEP MENJADI WALI (1) SAHABAT QULHU RADLIYYALLAHU 'ANHUM (1) SANAD SILSILAH ASWAJA (1) SANG GURU ASLI (1) SEDEKAH SHALAT (1) SEDEKAH TAK SENGAJA (1) SEJARAH TAHNI'AH (UCAPAN SELAMAT) IED (1) SEMBELIHAN (1) SERBA SERBI PENGGUNAAN INVENTARIS MASJID (1) SETIAP ABAD PEMBAHARU ISLAM MUNCUL (1) SHADAQAH SHALAT (1) SHALAT DAN FAIDAHNYA (1) SHALAT IED DIRUMAH KARENA SAKIT ATAU WABAH (1) SHALAT JUM'AT DISELAIN MASJID (1) SILSILAH SYAIKH JUMADIL KUBRA TURGO JOGJA (1) SIRAH BABI DAN ANJING (1) SIRAH DAN FAIDAH (1) SIRAH DZIKIR BA'DA MAKTUBAH (1) SIRAH NABAWIYYAH (1) SIRAH NIKAH MUT'AH DAN NIKAH MISYWAR (1) SIRAH PERPINDAHAN QIBLAT (1) SIRAH THAHARAH (1) SIRAH TOPI TAHUN BARU MASEHI (1) SUHBAH HAQIQAH (1) SUM'AH (1) SUNNAH MENCERITAKAN NIKMAT YANG DIDAPAT KEPADA YANG DIPERCAYA TANPA UNSUR RIYA' (1) SURGA IMBALAN YANG SAMA BAGI PENGEMBAN ILMU PENOLONG ILMU DAN PENYEBAR ILMU HALAL (1) SUSUNAN MURAQIY/BILAL SHALAT TARAWIH WITIR DAN DOA KAMILIN (1) SYAIR/DO'A BAGI GURU MUROBBI (1) SYAIR/DO'A SETELAH BERKUMPUL DALAM KEBAIKKAN (1) SYARI'AT DARI BID'AH (1) TA'JIL UNIK LANGSUNG BERSETUBUH TANPA MAKAN MINUM DAHULU (1) TAAT PADA IMAM ATAU PEMERINTAH (1) TAHALLUL CUKUR GUNDUL ATAU POTONG RAMBUT SELESAI HAJI DAN UMROH (1) TAKBIR IED MENURUT RASULULLAH DAN ULAMA' SUNNI (1) TALI ALLAH BERSATU DAN TAAT (1) TATACARA SHALAT ORANG BUTA ATAU BISU DAN HUKUM BERMAKMUM KEPADA KEDUANYA (1) TEMPAT SHALAT IED YANG PALING UTAMA AKIBAT PANDEMI (WABAH) CORONA (1) TIDAK BOLEH KURBAN DENGAN KUDA NAMUN HALAL DIMAKAN (1) TIDAK PERLU TEST DNA SEBAGAI BUKTI DZURRIYYAH NABI -ﷺ- (1) TREND SHALAT MEMAKAI SARUNG TANGAN DAN KAOS KAKI DAN HUKUMNYA (1) T̳I̳P̳ ̳C̳E̳P̳E̳T̳ ̳J̳A̳D̳I̳ ̳W̳A̳L̳I̳ ̳A̳L̳L̳O̳H̳ (1) UCAPAN HARI RAYA MENURUT SUNNAH (1) UCAPAN NATAL ANTARA YANG PRO DAN KONTRA (1) ULANG TAHUN RASULILLAH (1) URUTAN SILSILAH KETURUNAN ORANG JAWA (1) Ulama' Syafi'iyyah Menurut Lintas Abadnya (1) WAJIB BERMADZHAB UNTUK MENGETAHUI MATHLA' TEMPAT MUNCULNYA HILAL (1) YAUMU SYAK) (1) ZAKAT DIBERIKAN SEBAGAI SEMACAM MODAL USAHA (1) ZAKAT FITRAH 2 (1) ZAKAT FITRAH BISA UNTUK SEMUA KEBAIKKAN DENGAN BERBAGAI ALASAN (1)
Back To Top